Brussels (KABARIN) - Sekretaris Jenderal Antonio Guterres dari Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan agar Iran menghentikan serangan terhadap negara negara tetangga di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Seruan ini disampaikan sebagai respons atas situasi yang dinilai berpotensi memperburuk stabilitas regional dan memicu dampak yang lebih luas bagi keamanan global.
Guterres menilai aksi militer yang terus berlangsung dapat memperbesar risiko konflik dan mengganggu perdamaian internasional.
Ia menegaskan bahwa serangan terhadap pihak yang tidak terlibat langsung dalam konflik bertentangan dengan aturan dalam Piagam PBB serta sejumlah resolusi Dewan Keamanan.
Pernyataan tersebut disampaikan saat dirinya tiba di Brussels untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi yang membahas isu keamanan, energi, dan hubungan internasional di tengah situasi yang memanas di kawasan Timur Tengah.
Selain itu, Guterres juga menyinggung pentingnya menjaga jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz. Menurutnya, jika jalur tersebut terganggu atau ditutup, maka akan berdampak pada kenaikan biaya hidup global serta menekan pasokan energi dunia.
Ia menekankan bahwa penyelesaian konflik sebaiknya mengedepankan jalur diplomasi dan pendekatan hukum, bukan mengandalkan kekuatan militer. Upaya dialog dinilai menjadi langkah yang lebih tepat untuk meredakan ketegangan dan mencegah eskalasi lebih lanjut.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026